Akses jalan menuju kawasan Dieng mulai 8- 27 Agustus hanya bisa dilewati oleh sepeda motor. Sebab jembatan bailay yang berada di Desa Tieng atau sekitar 21 KM jalan menuju Dieng dari arah Wonosobo bakal di bongkar. Untuk mengatasi ini pihak Dinas perhubungan komunikasi dan Informasi ( Dishubkominfo) Kabupaten Wonosobo akan membuat terminal bayangan naik turun penumpang.
Menurut Kepala Dishubkominfo Gatot Hermawan bahwa berdasarkan informasi dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah masa pembongkaran Jembatan bailay berlangsung sejak 8-27 Agustus. Pembongkaran ini untuk pengecoran badan jembatan.
“ Kita sudah dapat informasi, walaupun di bongkar, akan dibangun jalan dengan lebar 1,5 meter, dan mulai saat ini sudah dimulai sebagai alternatif jalan menuju Dieng untuk roda dua,”katanya.
Dijelaskan dia, karena jalan hanya bisa dilewati oleh roda dua, maka pihaknya bersama camat kejajar telah melakukan koordinasi dengan warga sekitar untuk menentukan terminal bayangan naik turun penumpang Wonosobo Dieng pulang pergi.
“ Untuk terminal bayangan yang dari arah Dieng telah disepakati di Desa Wadas Putih, sedangkan untuk penumpang dari arah Wonosobo kita tempatkan di Gardu Pandang Tieng,”katanya.
Lebih lanjut Gatot memnjelaskan setelah tanggal 27 Agustus jembatan bailay akan dipasang lagi. Kendati begitu, untuk kendaraan roda empat yang akan lewat dibatasi maksimal berat 5 ton. Apabila melebihi terpaksa tidak diijinkan demi menjaga keamanan bersama, termasuk para wisatawan maupun warga lokal.
“ Kita sudah koordinasikan dengan pihak Muspika kecamatan Kejajar, Polres serta tokoh masyarakat dalam mengawal proses ini. sehingga tiap hari nantinya ada petugas yang berjaga ,”katanya. (rase)




